LOADING

Type to search

Ganja Tak Bikin Ketagihan. Yakin?

Uncategorized

Ganja Tak Bikin Ketagihan. Yakin?

Share

Klaim ganja itu hanya narkoba rekreasi dan tidak akan membuat ketagihan dinyatakan tidak benar oleh seorang ahli kesehatan. Seorang psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, dr Andri, SpKJ, FAPM,  mengungkapkan narkoba, apapun jenisnya, punya sifat membuat adiksi (ketagihan). Cuma memang kadarnya tidak sama untuk masing-masing jenis.

Tidak sama dengan rokok yang diketahui mengandung zat adiktif yaitu nikotin, efek kecanduan pada ganja harus diakui memang lebih ringan. Mereka yang kecanduan ganja tidak akan mudah emosi, mengamuk atau merasakan sakit pada tubuhnya. Mereka yang kecanduan ganja umumnya akan lebih banyak diam tetapi selalu merasa gelisah dan tidak enak badan.

Menurut Dr.Andri yang juga dosen di Universitas Kristen Krida Wacana ini, salah kaprah tentang adiksi inilah yang sepertinya membuat anak muda di Indonesia menjadi lebih terbuka terhadap tembakau super cap gorilla. Padahal berdasarkan temuan BNN (Badan Narkotika Nasional) tembakau ini memiliki kandungan bahan yang cukup serupa dengan ganja yakni AB-CHMINACA.

Sebuah informasi yang didapat dari Forensic Drug Review menyatakan bahwa AB-CHMINACA adalah modulator penerima cannabonoid. Senyawa dengan rumus kimia C20H28N4O2 ini awalnya disintesis oleh perusahaan farmasi Pfizer karena dianggap memiliki potensi untuk membantu pengobatan penyakit.

Bersama dengan beberapa senyawa sejenis, AB-CHMINACA oleh US-DEA (United States Drug Enforcement Administration)  sudah digolongkan sebagai controlled substance atau bahan yang diawasi setelah banyak ditemukan pada produk-produk herbal ilegal. Bagaimana dengan di Indonesia? Ganja sintetis saat ini sudah termasuk barang ilegal dan buat mereka yang nekat memakainya akan terkena hukuman yang sudah diatur dalam undang-undang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up