LOADING

Type to search

Siklotimia, Gangguan Mental yang Mirip Dengan Bipolar

Seputar Narkoba Tips & Trick

Siklotimia, Gangguan Mental yang Mirip Dengan Bipolar

Share

Pernah dengar siklotimia? Siklotimia merupakan salah satu gangguan mental yang gejalanya cukup mirip dengan gangguan bipolar. Gangguan mental ini terbilang sulit untuk dideteksi karena mereka yang terkena penyakit ini sering kali tidak menyadari dirinya mengidap siklotimia.

Siklotimia = Gangguan Mental

Siklotimik disorder atau dikenal juga dengan siklotimia merupakan gangguan pada suasana hati yang bisa menyebabkan emosi menjadi tidak stabil (naik turun), dari hipomania ke depresi, namun dalam skala ringan. Kondisi ini sering terjadi pada anak muda. Mereka dengan kondisi ini kebanyakan merasa normal, padahal akan tampak murung bagi orang lain. Karena itulah banyak yang tidak sadar ketika terkena gangguan iniĀ  karena perubahan suasana hati yang dirasakan tidak terlalu berat.

Adanya siklotimik disorder bisa ditandai dengan munculnya gejala depresi ringan yang lalu berubah menjadi hipomania. Hipomania merupakan perubahan suasana hati yang membuat seseorang akan merasa sangat bersemangat, baik secara fisik maupun mentalnya.

Gejala & Penyebab Siklotimia

Perbedaan antara siklotimik disorder dengan gangguan bipolar adalah intensitas gejalanya. Perubahan suasana hati yang diakibatkan oleh gangguan bipolar terlihat lebih ekstrem jika kita bandingkan dengan gangguan siklotimik. Jadi, gejala depresi yang dialami dan hipomania yang muncul biasanya akan lebih ringan dibandingĀ  gangguan bipolar. Tapi penting diketahui, jika tidak ditangani dengan segera, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan bipolar tipe 1 atau 2.

Gejala umum dari siklotimia adalah depresi yang terjadi lebih dari berminggu-minggu yang kemudian diikuti oleh hipomania dalam beberapa hari. Gejala depresi dari siklotimia meliputi lebih agresif, cepat marah, insomnia (bisa juga hipersomnia), mudah lelah, nafsu makan berubah, mudah putus asa, sulit fokus dan mudah lupa.

Perawatan Siklotimia

Ada beberapa obat-obatan yang biasa dipakai untuk membantu siklotimia, seperti :

  1. Obat antikejang, seperti lemotrigin, asam valproat, dan natrium divalproex
  2. Lithium untuk mengendalikan suasana hati
  3. Obat antikecemasan, seperti benzodiazepine
  4. Obat antipsikotik atopikal, seperti olanzapine, quetiapine, risperidone
  5. Obat antidepresan yang digunakan bersama dengan obat penstabil suasana hati

Selain obat-obatan, paseinsiklotimia juga butuh terapi kesehatan dan terapi kognitif. Terapi kesehatan akan fokus pada keseluruhan kesehatan dan cara mengurangi gejalanya. Sementara, terapi kognitif untuk mengembalikan perilaku pasien ke arah yang lebih baik dan sehat.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *