LOADING

Type to search

Mendorong Pencegahan Narkoba Masuk Kurikulum Sekolah

Tips & Trick

Mendorong Pencegahan Narkoba Masuk Kurikulum Sekolah

Share

Poskotanews –¬†GENDERANG¬†perang terhadap peredaran narkoba di Jakarta terus didengungkan. Aneka kegiatan mulai dari pemasangan poster, spanduk, dan sosialisasi lainnya seputar bahaya narkoba dilakukan.

Upaya memberantas barang laknat di bumi Jakarta dengan memberangus atau mengirim pengedar atau bandar narkoba ke akhirat juga sudah dilakukan, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) baik tingkat pusat maupun Jakarta. Tetapi peredaran barang haram itu tetap saja marak.

Di tempat hiburan malam baik itu diskotek maupun lainnya kerap ditemukan peredaran narkoba. Malah belum lama ini, BNN menggerebek salah satu diskotek yang dijadikan pabrik ekstasi cair. Ratusan pengunjung digelandang ke kantor polisi dan lima karyawan diskotek itu dijadikan tersangka dan ditahan. Sedangkan pemiliknya masih diburu.

Sejauh ini peredaran narkoba malah bukan saja di tempat hiburan malam, tetapi sudah merangsek ke sekolah maupun kampus. Indikasi itu terekam dari jumlah pengguna narkoba di Jakarta yang mencapai ratusan ribu orang dan 22 persen di antaranya adalah pelajar dan mahasiswa.

Masih maraknya peredaran barang setan dan bandar narkoba juga terus menyasar pelajar, membuat Wakil Gubernur Sandiaga Uno bereaksi keras. Selain akan me-810-kan (mematikan) bandar narkoba, Sandiaga juga akan memasukkan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam kurikulum sekolah di Jakarta.

Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Daerah (Perda) kini disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk memuluskan materi P4GN masuk kurikulum sekolah. Diterapkannya materi itu, diharapkan pelajar semakin bisa memprotek atau membentengi diri dari barang haram yang merusak masa depannya.

Komitmen Sandiaga memberangus dan memerangi narkoba termasuk di antaranya menggagas penerapan materi P4GN dalam kurikulum sekolah patut didukung. Maklum saat ini boleh dibilang masih darurat narkoba. Apalagi pengedar dan bandar menyasar generasi muda yang note bene masa depan Jakarta dan Indonesia.

P4GN adalah upaya sistematis yang tepat dan akurat, perencanaan yang efektif dan efisien dalam rangka mencegah, melindungi dan menyelamatkan warga negara, tentu termasuk pelajar dan mahasiswa dari ancaman narkoba.

Warga terutama orangtua murid sudah seharusnya mendorong dan berpartisipasi aktif menjadikan materi P4GN masuk dalam kurikulum sekolah. Kita berharap sekolah bisa menjadi garda paling depan menangkal peredaran narkoba.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *