LOADING

Type to search

Aplikasi Ini Bantu Atasi Adiksi Gadget pada Remaja

Seputar Narkoba Tips & Trick

Aplikasi Ini Bantu Atasi Adiksi Gadget pada Remaja

Share

Tidak beda dengan anakĀ  muda usia remaja di banyak negara, remaja Australia juga sedang dihadapkan pada masalah kurang tidur karena adiksi atau kecanduan gadget._Para peneliti di negara tersebut kemudian berupaya mencarikan solusi, namum masih dengan memakai gadget.

Para peneliti dari Black Dog Institute, Sydney belum lama ini mencoba sebuah aplikasi ponsel baru yang bisa dipakai untuk membantu mengatasi insomnia pada remaja, termasuk membantu memperbaiki pola tidur dan mencegah gangguan mental yang ada hubungannya dengan masalah tidur pada anak muda.

Aplikasi bernama The Sleep Ninja ini berbentuk chat dan didesain untuk memberikan tips praktis dalam memperbaiki pola tidur pada anak muda usia remaja. Target utama dari aplikasi adalah mereka yang usianya di antara 12 sampai 16 tahun.

Menurut Aliza Werner-Seidler, ketua peneliti sekaligus seorang psikologis klinis, ia mencatat ada hampir 30% remaja mengalami gangguan tidur. Insomnia itu mungkin merupakan gejala gangguan mental dan salah satu gangguan mental tersebut adalah depresi. Terapi atau pengobatan untuk kondisi sepeti ini sulit atau tidak dapat diakses dengan mudah. Dengan tetap menggunakan gadget, para peneliti mengembangkan sesuatu yang bisa diakses dengan mudah untuk anak muda usia remaja.

Seorang psikiater anak dan remaja, Dr Philip Tam, menambahkan anak mudah usia remaja cenderung mengalami fenomena yang FOMO (fear of missing out) yang kalau diartikan dalam bahasa indonesia adalah fenomena takut ketinggalan update, sehingga mereka merasa enggan mematikan atau bahkan untuk sejenak berjauhan dari ponsel miliknya.

Menanggapi aplikasi yang dibuat oleh Black Dog ini, Philip Tam mengatakan metode ini punya tingkat efektivitas yang signifikan, namun mekanisme pencegahan adiksi gadget pada remaja ada baiknya sudah dimulai sejak mereka masih duduk di bangku TK. Kenapa? Karena saat kita dihadapkan pada remaja yang kebiasaan tidur dan penggunaan media sosial yang tidak sehat, maka sudah sulit untuk mengubah kebiasaan tersebut.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *