LOADING

Type to search

Waspada, Depresi Semakin Mengincar Generasi Muda!

Seputar Narkoba

Waspada, Depresi Semakin Mengincar Generasi Muda!

Share

Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi, depresi turut mengincar anak muda, mulai dari anak-anak sampai orang muda dewasa sekitar usia 20-an. Kondisi ini sudah pasti sangat memprihatinkan bagi banyak kalangan, khususnya bagi para orang tua yang harus menghadapi kenyataan bahwa anak-anak mereka sangat berisiko terkena depresi.

Depresi merupakan kelainan suasana hati yang bisa mengakibatkan munculnya perasaan sedih dan kehilangan minat secara terus-menerus. Kebanyakan kasus depresi akan memengaruhi dalam cara berpikir dan berperilaku. Tidak hanya itu, depresi juga bisa memicu berbagai masalah, baik itu masalah fisik maupun emosional.

Penyebab Utama Depresi Pada Anak Muda

  1. Faktor Genetika

Faktor genetika merupakan penyebab utama depresi yang bisa terjadi pada anak muda. Saat orang tuanya rentan atau pernah terkena depresi, maka ‘bakat’ dari faktor genetika tersebut punya kemungkinan menurun pada anak-anaknya.

  1. Konflik Rumah Tangga

Faktor klasik yang bisa memicu depresi pada anak-anak sampai remaja adalah konflik rumah tangga yang terjadi antara kedua orang tua mereka. Hal ini harus menjadi renungan pribadi bagi para orang tua yang mungkin saja seringkali memperlihatkan ketidakharmonisan hubungan di harapan anak-anaknya.

Penyebab Terkini Depresi pada Anak Muda

Selain penyebab yang sudah disebutkan di atas, kegiatan di dunia maya, terutama di media sosial berperan besar membuat anak muda terkena depresi. Penggunaan media sosial yang tidak benar bisa membuat anak, sampai remaja merasa tertekan dengan tuntutan zaman.

Sebuah penelitian yang sudah dipublikasikan dalam laporan Royal Society for Public Health, Inggris, mengungkapkan bahwa Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling merugikan kesehatan mental anak muda muda. Penelitian berjudul #StatusofMind tersebut melakukan survei pada sekitar 1.500 anak muda usia 14 sampai 24 tahun.

Hasilnya mereka menemukan bahwa Instagram bisa memengaruhi pikiran anak muda, terutama anak muda wanita. Mereka dihadapkan pada foto penampilan tubuh yang tidak nyata yang merupakan hasil suntingan, atau apa pun yang terlihat berbeda dari kenyataannya.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *