LOADING

Type to search

Terlalu Percaya Diri? Waspadai Gangguan Kepribadian Narsistik!

Seputar Narkoba

Terlalu Percaya Diri? Waspadai Gangguan Kepribadian Narsistik!

Share

Menjadi seseorang yang percaya diri memang hal yang positif karena kalau kita merasa minder, semua hal yang Anda lakukan pasti tidak semudah yang Anda inginkan atau harapkan. Tetapi apa jadinya jika kita malah malah menjadi over confident?  Sebaiknya hindari perasaan terlalu percaya diri karena justru bisa membuat Anda kesulitan dalam bersosialisasi dan berisiko mengalami Narcisstic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik.

Seperti informasi yang dikutip dari blogs.psychcentral.com, gangguan kepribadian narsistik menimbulkan gejala yang bisa dikenali, seperti:

Berfantasi mengenai kekuasaan

Saat seseorang sudah terlalu percaya diri dan terobsesi dengan pekerjaan dan gila kekuasaan, mereka berisiko melakukan tindakan tidak masuk akal atau tidak bermoral dan mungkin sekali orang tersebut mengalami gangguan kepribadian narsistik.

Percaya bahwa dia memang spesial

Tanda yang satu ini juga punya hubungan erat dengan gila kekuasaan. Saat seseorang sudah merasa dirinya spesial, dan selalu ditunggu kehadirannya oleh orang lain, bahkan sampai membuat mereka yang di sekitarnya kesal, maka sangat mungkin orang tersebut menderita Narcisstic Personality Disorder (NPD).

Mudah tersinggung

Mudah tersinggung ini juga berkaitan dengan NPD, karena mereka dengan gangguan kepribadian ini biasanya mudah tersinggung saat ada seseorang yang berkata suatu hal yang tidak menyenangkan atau kasar padanya. Reaksinya bukan sedih atau merasa bersalah, tetapi ia akan langsung marah atau mungkin juga malah melawan.

Bermimpi kesuksesan

Semua orang memang menginginkan kesuksesan. Tapi berbeda dengan mereka yang menderita NPD. Mereka cenderung menginginkan kesuksesan, tapi ia tidak berusaha untuk apa yang diharapkannya. Mereka hanya selalu berfantasi tentang kesuksesan, tapi tidak pernah berusaha untuk meraihnya.

Itulah beberapa gejala dari NPD. Walaupun tidak ada obat untuk mengatasi masalah gangguan kepribadian ini, ada terapi yang bisa dilakukan. Mereka orang-orang terdekat, terutama keluarga wajib mendukung penuh dan penderita juga harus bersedia melakukannya jika memang ingin gangguan ini bisa disembuhkan.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *