LOADING

Type to search

Pilot Termasuk Profesi yang Mudah Memicu Depresi, Kok Bisa?

Seputar Narkoba

Pilot Termasuk Profesi yang Mudah Memicu Depresi, Kok Bisa?

Share

Pasti banyak dari Anda yang tahu berita tentang pilot sebuah maskapai penerbangan nasional yang dalam keadaan mabuk sebelum menerbangkan pesawat. Berita yang cukup menghebohkan terseut membuat banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana seorang pilot yang bergaji cukup besar dan juga sering jalan-jalan keĀ  banyak tempat bisa mengonsumsi minuman beralkohol atau narkoba seperti mereka yang mengalami stress atau depresi. Jawabannya ternyata profesiĀ  memang termasuk dalam profesi yang mudah memicu depresi.

Bagaimana Hal Ini Bisa Terjadi?

Fakta yang mengejutkan tentang ini ditemukan dalan jurnal Enviromental Health. Di dalam jurnal tersebut terdapat hasil penelitian yang dilakukan oleh Havard Chan School. Penelitian tersebut mengungkapkan sebuah fakta bahwa profesi pilot ternyata bisa memicu stress dengan level yang cukup tinggi. Kenapa bisa memicu? Karena besarnya tanggung jawab yang diemban oleh pilot ditambah lagi dengan besarnya tuntutan pada mereka untuk tidak melakukan kesalahan sekecil apapun taruhannya adalah nyawa dari banyak penumpang.

Tidak hanya karena tekanan besar ini, jadwal penerbangan yang sangat padat juga harus dihadapi para pilot, sehingga mereka kurang beristirahat dan berisiko tinggi mengalami kelelahan yang bisa mengakibatkan depresi.

Tidak Cuma Berisiko Depresi, Tapi Juga Berisiko Bunuh Diri

Dalam penelitian tersebut, ada 1.850 pilot maskapai penerbangan yang berasal dari 50 negara yang diminta untuk menjadi responden den mengisi survei. Hasilnya, ada 13 persen pilot yang termasuk dalam mereka yang berisiko terkena depresi. Yang cukup mengejutkan, 4 persen dari para pilot ini bahkan diketahui sempat berniat untuk melakukan bunuh diri. Salah seorang pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian ini, Joseph Allen, menyebutkan jika saat ini banyak pilot yang sedang berjuang keras mengatasi depresi, tapi sayangnya mereka takut atau enggan untuk memeriksakan kondisinya ke dokter karena tidak ingin masalah kesehatan ini berpengaruh pada pekerjaan atau kariernya.

Karena sangat berisiko untuk terkena depresi, banyak dari mereka yang kemudan kecanduan minuman beralkohol atau narkoba. Melihat adanya fakta ini, sudah cukup banyak maskapai penerbangan yang mulai memperhatikan kesehatan mental para pilotnya sehingga para pilot tidak mudah terkena depresi dan tidak akan membahayakan keselamatan para penumpang.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *