LOADING

Type to search

Penyalahgunaan Obat Pereda Nyeri Banyak ‘Bunuh’ Anak Muda

Seputar Narkoba

Penyalahgunaan Obat Pereda Nyeri Banyak ‘Bunuh’ Anak Muda

Share

Layaknya pil sakti, opioid, obat yang fungsinya sebagai penghilang rasa sakit, beberapa tahun terakhir sudah menjadi andalan banyak orang. Cukup dengan mengonsumsi 1 pil, rasa sakit pun lenyap. Tetapi ingat, di balik kehebatannya itu, opioid justru bisa menelan korban jiwa pada anak-anak kecil dan anak muda. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, angkanya dilaporkan selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Opioid adalah salah satu obat pereda rasa sakit dan jenis opioid terdiri dari obat yang biasa diresepkan oleh dokter, seperti heroin dan fentanil. Sebuah studi terbaru mengungkapkan, ada 9 ribu kematian anak dari 1999 sampai 2016 di Amerika Serikat yang penyebabnya adalah obat penghilang rasa sakit ini.

Dalam rentang 18 tahun tersebut, angka kematian untuk anak muda karena keracunan obat pereda nyeri ini diketahui meningkat sampai 3 kali lipat. Dari 8.986 anak dan anak muda yang mati karena keracunan opioid selama rentang waktu studi, sebanyak 73% berjenis kelamin pria dan 88% adalah anak muda usia 15 sampai 19 tahun.

Di antara anak muda yang berusia 15-19 tahun tersebut diketahui ada 3.050 kematian yang melibatkan 1 atau lebih zat lain seperti alkohol, kokain, atau obat antidepresan yang sering diberikan kepada pasien depresi.

Obat penghilang rasa sakit yang diresepkan diketahui menyebabkan 73% dari kematian. Heroin bahkan diketahui membunuh 24% dari usia 15-19 tahun. Sekitar 81 persen kematian akibat opioid ini tidak disengaja. Ada 5% karena bunuh diri dan 2,4% karena pembunuhan. Jumlah kematian yang diakibatkan oleh obat penghilang rasa sakit mencapai angka 500 tiap tahunnya. Sebanyak 38% kematian terjadi di rumah.

Itulah fakta yang ditemukan di Amerika Serikat dan semoga tidak terjadi di negeri tercinta Indonesia. Ingat, selalu katakan tidak pada narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *