LOADING

Type to search

Narkoba Suntik Sudah Ditinggalkan, Benarkah?

Seputar Narkoba

Narkoba Suntik Sudah Ditinggalkan, Benarkah?

Share

Pengungkapan kasus narkoba belakangan ini umumnya memakai sabu yang dihisap. Hal ini sedikit berbeda dengan pengungkapan kasus narkoba sebelumnya yang lebih banyak dipakai dengan cara disuntik. Menanggapi kasus ini, Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan periode 2012-2014, mengatakan bahwa bahaya narkoba suntik dan hisap itu sejatinya sama. Pemakai berisiko alami adiksi (ketergantungan) sampai bisa berisiko mengakibatkan kematian.

Tetapi pemakaian narkoba hisap memang bisa menekan risiko terkena penyakit infeksi yang bisa menular lewat darah.

Pengguna Mungkin Terkena Penyakit Infeksi

Nafsiah berpendapat, pengguna narkoba mungkin tidak mau tertular penyakit dan karena itu mereka lebih memilih memakai yang hisap. Tetapi terlepas dari suntik atau hisap, narkoba punya bahaya dan efek buruk yang sama. Pemilihan narkoba hisap juga harus diwaspadai terutama dengan maraknya pemakaian rokok elektrik.

Menurut Nafsiah, pemakaian cairan yang dipakai dalam rokok elektrik bisa dicampur dengan zat lain yang salah satunya adalah narkoba. Ini mengakibatkan, konsumsi narkoba menjadi hanya terlihat seperti menghisap rokok elektrik.

Pengendalian dengan Regulasi Ketat Harus Segera Diberlakukan

Kita harus berhati-hati menghadapi tren rokok elektrik (vape) dan produk tembakau lain saat ini. Pengendalian dengan regulasi mulai pusat sampai daerah wajib ada untuk bisa menekan produksi rokok (elektrik maupun tembakau) yang nantinya juga akan ikut menurunkan peredaran narkoba. Ingat, konsumsi narkoba biasanya diawali dengan merokok.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *