LOADING

Type to search

Narkoba Pada Anak Muda, Bisa Dikenali Dengan Cara Ini

Seputar Narkoba

Narkoba Pada Anak Muda, Bisa Dikenali Dengan Cara Ini

Share

Kasus remaja yang terjerat narkoba bukan berita baru lagi di Indonesia. Namun, angkanya yang tak kunjung mengalami penurunan jelas memprihatinkan. Bila Anda kebetulan punya anak yang akan atau sedang berada di usia remaja, maka sudah saatnya waspada dan mempelajari gejala-gejalanya.

Tanda-tanda pada remaja yang jadi pecandu

Sebelum membahas gejala, mari kenali dulu faktor risiko yang menjerumuskan anak pada narkoba. Lingkungan menjadi faktor utama yang mendorong mereka jadi pecandu, misalnya karena stres atau tertekan di rumah maupun sekolah, memiliki gangguan mental, hingga terbawa pengaruh teman. Rasa ingin tahu juga tak jarang jadi latar belakang aksi ini. Dengan mengetahui faktor penyebab, Anda akan semakin terbantu untuk menolong anak keluar dari lembah hitam tersebut.

Sementara untuk gejala, tanda-tanda yang ditunjukkan pada umumnya dapat meliputi fisik dan mental, seperti:

-Mata memerah dan pupil mengecil/membesar. Kemudian, terjadi perubahan pola tidur dan makan yang mengakibatkan penurunan maupun kenaikan berat badan dalam waktu singkat;
-Sering melontarkan kata maupun ucapan yang sulit dipahami atau membingungkan;
-Perubahan pun terjadi pada penampilan. Remaja yang sedang menggunakan narkoba pada umumnya cenderung tak peduli, sehingga dia terlihat lebih berantakan;
-Mengalami gangguan pada koordinasi. Selain itu, muncul memar atau cedera tanpa sebab di beberapa bagian tubuh. Bahkan ada juga yang sering mimisan;
-Bau aneh keluar dari tubuh, mulut, maupun pakaian;
-Dalam kasus yang lebih parah, anak akan mengalami kejang, padahal dia tidak mempunyai catatan epilepsi.

Sementara dari segi psikologi dan perilaku, remaja yang kecanduan narkoba mengalami perubahan yang sulit dijelaskan. Misalnya, mood swing atau perubahan suasana hati drastis. Mereka juga mudah marah dan tersinggung atau malah tak responsif sama sekali. Ada pula gejala-gejala lain seperti:

-Lebih tertutup dan tampak menyembunyikan sesuatu. Anak pun tidak menaruh minat lagi pada hal-hal yang dulu dia sukai;
-Tidak mempunyai motivasi, sukar fokus, dan terlihat lesu. Pada kesempatan lain, mereka akan menarik diri, cemas, hingga paranoid;
-Nilai-nilai pelajaran turun secara signifikan, bahkan mulai berani bolos sekolah. Anak juga akan menjauhi teman-teman lama dan punya kawan-kawan baru;
-Menjual barang-barang yang bukan miliknya hingga nekat mencuri demi mendapatkan uang untuk membeli narkoba.

Cara menarik remaja dari ketergantungan narkoba

Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk membekali anak dengan informasi dan pengetahuan seputar narkoba beserta dampaknya. Namun, kalau anak sudah terlanjur mengonsumsi barang haram tersebut, hadapi anak dengan bijak. Tekan amarah Anda dan coba bicara setenang mungkin agar anak Anda tak merasa terancam dan mau berterus terang. Apabila situasinya semakin sulit, Anda dapat minta bantuan, tetapi usahakan jangan langsung melapor ke polisi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *