LOADING

Type to search

Ketika Sedih, Ini yang Terjadi Pada Tubuhmu

Seputar Narkoba

Ketika Sedih, Ini yang Terjadi Pada Tubuhmu

Share

Berdasarkan info yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry, kesedihan yang berlarut-larut bisa mengubah tingkat bahan kimia yang berkaitan dengan stres dalam otak . Bahan kimia ini lalu meningkatkan protein inflamasi dalam darah, yang sering dihubungkan dengan penyakit jantung, stroke, dan sindrom metabolik.

Menurut salah seorang peneliti, Alan Prossin, peneliti dari University of Texas Health Science Center, Houston, ketika sedih, tingkat bahan kimia otak yang bernama opioid akan meningkat. Peningkatan ini akan berefek buruk untuk tubuh yang salah satunya adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh. Menurunnya sistem kekebalan tubuh ini, masih menurut Alan Prossin, berisiko meningkatkan risiko penyakit.

Karena itulah mereka yang sedang sedih atau stres menjadi lebih mudah terserang penyakit. Tidak hanya itu, meningkatnya opioid disebut-sebut juga bisa menyebabkan pelepasan protein IL-18, yang sering dihubungkan dengan penyakit kardiovaskular. Kerja otak untuk mengatur nafsu makan juga berisiko terganggu jika seseorang sedih terlalu lama.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE tahun 2013 mengungkapkan bahwa suasana hati yang kacau bisa membuat seseorang menjadi cepat merasa lapar, terlebih terhadap makanan yang kurang sehat dan berlemak seperti es krim atau junk food. Bagaimana solusinya?

Solusi yang paling mudah untuk mengatasi kesedihan adalah cukup rutin melakukan kegiatan fisik ringan yang bisa memulihkan pikiran ketika sedang sedih, contohnya meditasi atau berolahraga ringan. Selain itu, kamu juga bisa memberikan tubuh waktu lebih lama untuk beristirahat, khususnya di malam hari. Selamat mencoba, semoga berhasil!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *