LOADING

Type to search

Kaitan antara Bipolar dan Badan Lemas

Seputar Narkoba

Kaitan antara Bipolar dan Badan Lemas

Share

Mungkin ada dari Anda yang pernah mendengar bahwa selain bisa menyebabkan depresi, gangguan bipolar juga bisa memicu badan lemas. Benarkah penyakit bipolar ini bisa membuat tubuh penderitanya menjadi lemas dan juga depresi? Jawabannya adalah benar. Tapi apakah penyebabnya? Berikut adalah beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan kondisi tersebut.

  1. Ketika berada dalam episode manik (kondisi yang sangat bersemangat), penderita bipolar akan menjadi menjadi sangat aktif. Semangat berlebih ini ini bisa membuat penderita menjadi lupa beristirahat (tidur) selama berhari-hari dan terus berkegiatan tanpa henti. Saat episode tersebut berakhir, tubuh penderita akan menjadi sangat lelah karena terlalu banyak berkegiatan tanpa tidur sama sekali.
  2. Pada saat penderita bipolar mengalami episode depresif, rasa lelah akan dirasakan walaupun mereka tidak melakukan kegiatan apa pun. Kok bisa? Karena salah satu hal yang sering ditemukan pada penderita depresi adalah kesulitan tidur (insomnia). Saat seseorang selama berhari-hari sulit untuk tidur sudah pasti akan menimbulkan rasa lelah yang amat sangat.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa hampir sebanyak 90% mereka yang depresi mengalami rasa lelah yang mengganggu. Selain itu, karena adanya ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh depresi juga berkontribusi dalam menyebabkan gejala lelah pada tubuh.

Gangguan bipolar adalah suatu kondisi yang bisa diobati dan bisa dikendalikan kekambuhannya. Dengan perawatan dan pengobatan yang tepat, ditambah lagi dengan dukungan dari orang-orang terdekat (teman dan keluarga), mereka yang menderita bipolar akan punya kesempatan untuk bisa menjalani kehidupan dengan normal.

Obat-obatan seperti antidepresan dan psikostimulan bisa membantu mereka yang menderita gangguan bipolar untuk mengatasi efek buruk yang ditimbulkan dari gangguan bipolar. Tetapi satu hal yang penting untuk diketahui adalah obat-obatan yang diberikan tersebut haruslah sesuai dengan rekomendasi dari dokter agar obat-obatan tersebut tidak disalahgunakan.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *