LOADING

Type to search

Hati-Hati, Daun Obat Ini Bisa Sebabkan Kecanduan Layaknya Narkoba!

Seputar Narkoba

Hati-Hati, Daun Obat Ini Bisa Sebabkan Kecanduan Layaknya Narkoba!

Share

Apa Anda sudah kenal atau mungkin pernah dengar tentang daun kratom? Punya nama latin Mitragyna speciosa (dari keluarga Rubiaceae), daun ini juga dikenal di negara kita dengan nama daun purik atau ketum. Daun ini sudah lama dipakai sebagai bahan obat herbal penghilang rasa sakit. Biasanya dikonsumsi mentah, diseduh seperti teh, atau diracik menjadi tablet, kapsul, cairan dan bubuk.

Daun krotom ini juga diketahui tumbuh di negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand dan Papua Nugini. Produk herbal yang salah satu bahannya daun kratom saat ini mulai populer di Amerika Serikat dan diperuntukkan untuk mereka yang menderita penyakit mental, seperti depresi atau kecemasan.

Ternyata Mengandung Opioid

Walaupun sudah dianggap sebagai salah satu bahan obat herbal, ternyata daun ini diketahui mengandung zat opioid, zat yang bekerja pada sistem saraf untuk membantu meredam rasa sakit. Penggunaan berlanjut dan penyalahgunaannya bisa berakibat pada ketergantungan fisik dan juga gejala putus zat.

Penggunaan opioid kuat mungkin memang diperbolehkan untuk beberapa kasus nyeri kronis dan pengobatan, tapi tetap penggunaannya harus diawasi oleh dokter spesialis dan kondisi pasien yang diberi opioid akan dikaji tiap interval tertentu. Mencampur daun kratom dengan zat psikoaktif lain juga bisa  berbahaya, karena berisiko menimbulkan interaksi negatif satu sama lain, yang salah satunya adalah kejang.

Sedang Diawasi oleh Badan Makanan dan Distribusi Obat Amerika Serikat

Scott Gottlieb, MD, yang menjabat sebagai Komisaris Badan Makanan dan Distribusi Obat Amerika Serikat, mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa ilmuwan dari badan kesehatan sudah mengambil beberapa langkah penting untuk lebih mengerti bagaimana daun kratom bekerja di tubuh manusia.

Studi mereka mengungkapkan bahwa senyawa dalam kratom punya kesamaan struktural dengan obat penghilang rasa sakit opioid, dan beberapa di antaranya bahkan berhubungan dengan reseptor opioid yang sama pada otak.

Bagaimana dengan Indonesia?

Di negara kita, kratom sudah dimasukkan ke dalam daftar New Psychoactive Substances (NPS) oleh Laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN). Tetapi, sampai saat ini daun kratom belum dimasukkan ke dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 tahun 2014. Karena sampai saat ini belum dikeluarkan aturan yang jelas mengenai daun kratom khususnya mengenai peredaran, dampak, dan penggunaannya, maka sebaiknya kita tetap waspada dan mengawasi anggota keluarga Anda, mengingat daun ini sekarang masih dijual secara bebas.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *