LOADING

Type to search

Candu Bekerja Mungkin Ada Hubungannya dengan Gangguan Mental

Seputar Narkoba

Candu Bekerja Mungkin Ada Hubungannya dengan Gangguan Mental

Share

Sebuah penelitian terbaru mengindikasikan bahwa statistik gangguan mental diantara para (pecandu kerja) diketahui lebih tinggi jika dibandingkan mereka yang bekerja dalam durasi normal (sekitar 8 jam dalam 1 hari). Dilansir dari Fox News, beberapa gangguan mental yang menyertai para workaholic adalah depresi, rasa cemas belebih dan OCD (Obsessive-Compulsive Disorder).

Pemimpin penelitian tersebut yang bernama Cecilie Schou Andreassen mengungkapkan bahwa para pecandu kerja diketahui punya nilai paling tinggi pada tes psikologi, jika dibandingkan dengan partisipan lain.  Para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini kemudian menyimpulkan, 1 dari 4 partisipan yang workaholic, memiliki kecenderungan OCD.

Sementara 1 dari 3 partisipan, diketahui terus merasa cemas dan kurang lebih 10% workaholic yang terlibat dalam penelitian diketahui terkena depresi. Sedangkan untuk partisipan tidak termasuk workaholic yang memiliki gangguan kelainan serupa, dalam penelitian tersebut, jumlahnya cuma 25% dari kelompok pecandu kerja. Penelitian ini dilakukan berdasarkan sejumlah pertanyaan, diantaranya waktu kerja, tingkat stres, dan cara melakukan pekerjaan dan memenuhi deadline.

Penelitian ini memang masih dibutuhkan studi lanjutkan untuk  mengetahui lebih lanjut tentang hubungan antara candu kerja dan gangguan mental. Tapi tidak ada salahnya jika kita mulai dari saat ini mengurangi lembur hanya untuk menyelesaikan pekerjaan. Bekerjalah lebih efisien saat jam kerja agar lembur tidak lagi dibutuhkan.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *