LOADING

Type to search

4 Jenis Halusinasi yang Diakibatkan oleh Narkoba

Seputar Narkoba

4 Jenis Halusinasi yang Diakibatkan oleh Narkoba

Share

Halusinasi merupakan sesuatu yang dilihat, didengar, dirasa, dicium tidak sesuai dengan kenyataan. Kondisi ini bisa terjadi di bawah pengaruh obat-obatan, terutama jenis psikedelik atau halusinogen atau psikedelik.  Ada 4 jenis halusinasi yang bisa terjadi karena pemakaian obat-obat terlarang dan berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Halusinasi visual

Jenis ini adalah yang paling sering terjadi dan tergolong ringan. Halusinasi ini bisa menyenangkan atau sebaliknya. Mereka yang mengalaminya cenderung akan mengalami perubahan mood (suasana hati) yang cepat. Beberpa contoh kasus halusinasi visual adalah melihat dinding bergerak, melihat lingkaran cahaya di sekitar objek, mengalami ilusi visual dan lain sebagainya.

2. Halusinasi pendengaran

Halusinasi pendengaran juga termasuk sering terjadi. Contohnya mendengar suara-suara saat tidak ada orang yang berbicara. Mereka yang mengalami halusinasi ini biasanya mengaku suara yang mereka dengar cukup keras, sangat menyakinkan dan tidak jarang menakutkan.  Karena itulah tidak jarang mereka yang mengalami halusinasi ini menurut dengan apa yang ia dengar.

Pada orang yang mengidap skizofrenia, contoh suara yang didengar bisa sangat fatal akibatnya karena bisa saja menyuruh untuk membunuh orang lain atau membunuh dirinya sendiri.

3. Halusinasi taktil

Disebut juga dengan halusinasi sentuhan atau fisik. Halusinasi ini merupakan sebuah sensasi palsu terhadap sentuhan atau sesuatu yang dialami tubuhnya. Biasanya halusinasi ini terjadi pada mereka yang memakai obat psikoaktif. Mereka yang mengalami halusinasi ini kebanyakan akan merasa ada sesuatu yang seolah-olah merayap di kulitnya dan terasa nyata, sampai akhirnya mereka akan menggaruk atau bahkan bisa melukai tubuhnya sendiri.

4. Halusinasi penciuman dan rasa

Halusinasi jenis ini termasuk jarang terjadi, tetapi sangat mengganggu. Halusinasi ini seringkali tumpang tindih dengan delusi. Kondisi ini sering disebut sebagai phantosmia yang disebabkan oleh adanya kerusakan saraf pada bagian indra penciuman. Contohnya, mereka yang mengalami halusinasi ini akan punya khayalan bahwa ia sedang diracuni, halusinasi rasanya akan terasa sangat nyata. Karena itulah halusinasi jenis ini juga berisiko membahayakan tubuhnya.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *