Radio Streaming


Makna Dibalik 1.3 Ton Sabu

Jakarta, Cegahnarkoba - BNN bekerjasama dengan TNI AL dan Bea Cukai kembali berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1.37 ton di perairan Batam, Kepri, Jumat (9/02/2018) lalu. Kepala BNN, Komjen Pol. Budi Waseso menyampaikan pengungkapan narkotika jenis Methamphetamine (sabu) tersebut terdiri dari 41 karung plastik dan berasal dari Taiwan. Barang tersebut diproduksi di Myanmar dan memiliki kualitas nomor wahid yang tentu saja sangat mematikan.

“Sinergitas antara lembaga BNN, Bea Cukai dan TNI AL terus ditingkatkan. Melalui pengungkapan kasus tersebut, diperkirakan setidaknya 5 juta jiwa dapat diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tutur Buwas di Gedung BNN Cawang Jakarta Timur, Rabu (20/02/2018) yang lalu. Dengan adanya kasus tersebut, mengisyaratkan kita untuk menjaga NKRI dari bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama masyarakat pesisir pantai seperti perairan Aceh yang dekat dengan Malaysia, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Timur yang dekat dengan Timor Leste.

Banyak upaya yang telah dilakukan oleh BNN selain upaya penegakkan hukum. Upaya tersebut antara lain perubahan paradigma masyarakat khususnya wilayah Aceh dalam pengelolaan berbagai jenis tanaman produktif sebagai pengganti tanaman dan perladangan ganja. Menanam tanaman yang memiliki nilai tambah dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk daerah pedesaan adalah tujuan utamanya. Selain itu, BNN juga tidak henti-hentinya menyebarkan informasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah terdepan dan perbatasan Indonesia, baik itu menggunakan metode tatap muka secara langsung maupun menggunakan metode lainnya.

Melalui berbagai upaya dan langkah yang telah dan akan terus dilakukan oleh BNN beserta lembaga lainnya tersebut, diharapkan masyarakat Indonesia dapat terhindar dari bahaya penyalahgunan narkotika. (yul)

Photo By Dok. Humas BNN

 #stopnarkoba #cegahnarkoba